Panduan investasi saham hari ini

Indeks mengalami tekanan jual pada pedagangan Senin kemarin walaupun pasar regional mengalami penguatan. Indeks IHSG turun 0,97% dari posisi 1.363 minggu lalu ke posisi 1.350,69 kemarin. Sementara Indeks regional Asia rata naik tipis kemarin, Hang Seng naik 0,64%, Shanghai naik 1,65%, Nikkei naik 0,32%.

Indeks regional kemarin hampir semuanya mengalami penguatan disebabkan oleh sentimen investor pada pelantikan Presiden ke 44, Barack Obama. Indeks Asia diharapkan mendapat angin segar dengan dilantiknya Presiden baru Amerika Serikat yang terlihat sangat serius mengatasi problem ekonomi Amerika selama ini dengan ide-ide segar. Efek paket stimulus fiskal dan moneter yang akan dilanjutkan oleh Presiden Obama pada saham-saham Asia yang mempunyai fundamental yang lebih baik akan membuat saham-saham Asia mengalami penguatan, namun belum berpengaruh banyak pada saham-saham di bursa Amerika karena stimulus tersebut masih akan memerlukan waktu untuk membuat fundamental saham-saham tersebut lebih sehat.

Kebijakan lanjutan yang kemungkinan akan ditempuh oleh pemerintahan Obama yang baru adalah dengan mendirikan (setting up) bank pemerintah yang dapat membeli bad asset perbankan dan memulihkan kesehatan perbankan swasta lainnya. Dana untuk keperluan ini diambil dari dana bailout 700 miliar dollar sebelumnya.

Kemarin diberitakan pemerintah Inggris mengeluarkan kebijakan baru dengan menawarkan perbankan proteksi capital dan aset sehingga perbankan berangsur-angsur terbebas dari bad asset dan mulai menyalurkan kredit pada dunia usaha disana. Atas kebijakan ini pada perdagangan tengah hari kemarin FT100 sempat naik 2% lebih.

Indeks IHSG hari ini diprediksi turun lagi seiring dengan pelemahan bursa regional pagi ini. Investor regional tampaknya mengambil aksi profit taking untuk melindungi kekayaannya dan bersiap mengambil posisi baru nanti setelah pelantikan baru Obama malam ini membawa pesan baru yang dapat membuat ekonomi dunia lebih baik.

Investor global dapat berharap dalam waktu dekat sentimen negatif pada sektor perbankan akan berakhir ditengah buruknya performance mereka pada Q4 2008 ini. Sementara dari dalam negeri investor dapat berharap kondisi ekonomi Indonesia bertambah baik dengan masih banyaknya ruang untuk turunnya BI rate lebih jauh karena tingkat inflasi di bulan Januari kemungkinan negatif (deflasi) dan likuidatas perbankan masih cukup untuk membiaya ekpansi usaha sektor riil selain sentimen dari makro ekonomi lainnya.

Investor pada saat ini masih dianjurkan untuk defensif pada saham-saham berkapitalisasi besar dan mempunyai fundamental yang baik. Investor dianjurkan untuk menjauhi saham-saham spekulatif karena pengaturan baru autorejection membuat beberapa saham akan sangat volatile.

note : analisa ini ditulis oleh tribayuna, bisa dilihat selengkapnya di

tribayuna.wordpress.com